Senin, 05 Desember 2011

TULISAN 2

Waralaba atau Franchise menurut Asosiasi Franchise Indonesia adalah Suatu sistem pendistribusian barang atau jasa kepada pelanggan akhir, dimana pemilik merek (franchisor) memberikan hak kepada individu atau perusahaan untuk melaksanakan bisnis dengan merek, nama, sistem, prosedur dan cara-cara yang telah ditetapkan sebelumnya dalam jangka waktu tertentu meliputi area tertentu.
Jadi, secara sederhananya Franchise adalah pemberian sebuah lisensi oleh seseorang (franchisor) kepada pihak lain (franchise).
      Lisensi tersebut memberi hak kepada  franchise  untuk menggunakan merek dagang  franchisor dan seluruh elemen yang diperlukan untuk menjalankan  bisnisnya dengan dasar-dasar yang telah ditentukan sebelumnya.

1.  Latar belakang
7-Eleven adalah jaringan toko kelontong (convenience store) 24 jam asal Amerika Serikat yang sejak tahun 2005 kepemilikannya dipegang Seven & I Holdings Co., sebuah perusahaan Jepang. Pada tahun 2004, lebih dari 26.000 gerai 7-Eleven tersebar di 18 negara antara pasar terbesarnya adalah Amerika Serikat dan Jepang.
Didirikan pada tahun 1927 di Oak Cliff, Texas (kini masuk wilayah Dallas), nama "7-Eleven" mulai digunakan pada tahun 1946. Sebelum toko 24 jam pertama dibuka di Austin, Texas pada tahun 1962, 7-Eleven buka dari jam 7 pagi hingga 11 malam, dan karenanya bernama "7-Eleven" (7-Sebelas).
Tahun 1991, Southland Corporation yang merupakan pemilik 7-Eleven, sebagian besar sahamnya dijual kepada perusahaan jaringan supermarket Jepang, Ito-Yokado. Southland Corporation lalu diubah namanya menjadi 7-Eleven, Inc pada tahun 1999. Tahun 2005, seluruh saham 7-Eleven, Inc diambil alih Seven & I Holdings Co. sehingga perusahaan ini dimiliki sepenuhnya oleh pihak Jepang.

Setiap gerai 7-Eleven menjual berbagai jenis produk, umumnya makanan, minuman, dan majalah. Di berbagai negara, tersedia pula layanan seperti pembayaran tagihan serta penjualan makanan khas daerah. Produk khas 7-Eleven adalah Slurpee, sejenis minuman es dan Big Gulp, minuman soft drink berukuran besar.
Dan ada pula yang menyatakan bahwa :
7-Eleven ialah sebuah francaisor, pelesen, dan pengendali rangkaian kedai serbaneka antarabangsa yang juga, sejak Mac 2007, menjadi rangkaian kedai terbesar dalam semua kategori setelah mengatasi McDonald's dengan 1,000 cawangan.[1] Kedai-kedainya terletak di 18 buah negara, dengan pasaran-pasaran terbesar di Jepun, Amerika Syarikat, Taiwan dan Thailand.
7-Eleven ialah anak syarikat Seven & I Holdings Co. di Jepun.
antara tawaran-tawaran 7-Eleven termasuk produk label persendirian, termasuk Slurpee, iaitu minuman separa beku yang diperkenalkan pada pertengahan 1960-an, dan Big Gulp, iaitu minuman ringan yang diisi dalam cawan besar yang bersaiz antara 20 dan 64 auns bendalir.
Kedai-kedai 7-Eleven di Malaysia dimiliki oleh Convenience Shopping Sdn. Bhd. (CSSB) yang kini mengendali kira-kira 800 buah kedai di seluruh negara dan berancang untuk mengembang sehingga 1000 cawangan. 7-Eleven di Malaysia ditubuhkan pada 4 Jun 1984 oleh Berjaya Group Berhad.



Sejarah
7-Eleven diasaskan pada tahun 1927 di Dallas, Texas, Amerika Syarikat, apabila seorang pekerja Southland Ice Company, Joe C. Thompson, mula menjual susu, telur dan roti dari sebuah dok ais.[2] Lokasi asalnya merupakan hadapan kedai yang diubahsuai di Southland Ice Company, sebuah kilang pembuatan ais. Sungguhpun adanya kedai runcit kecil dan perniagaan am di kawasan sekeliling, para pengurus kilang ais mendapati bahawa penjualan "barang serbaneka" seperti roti dan susu memang popular. Maka, terbukalah beberapa cawangan 7-Eleven di kawasan Dallas. Mula-mulanya, kedai-kedai ini dibuka dari 7 pagi hingga 11 malam, iaitu tempoh perniagaan yang agak panjang pada waktu itu, maka demikianlah nama kedai ini. Syarikat ini mula menggunakan nama 7-Eleven pada tahun 1946. Menjelang tahun 1952, 7-Eleven membuka kedainya yang ke-100.
Pada tahun 1962, 7-Eleven mula menguji penjadualan 24 jam di Austin, Texas. Pada tahun 1963, kedai 24 jam dibuka di Las Vegas, Fort Worth dan Dallas.
Pada zaman 1980an, syarikat ini mengalami masalah kewangan, menjual bahagian aisnya, dan telah diselamatkan daripada bankrup oleh Ito-Yokado, francaisnya yang terbesar. Pada tahun 1987, John Philp Thompson, CEO 7-Eleven, telah melengkapkan $5.2 bilion pembelian pengurusan syarikat yang bapanya menjadi pengasas. Pembelian balik itu mengalami kesusahan daripada kejatuhan pasaran saham 1987 dan selepas kejatuhan untuk menaikkan hutang kewangan, syarikat te;ah menawarkan sebahagian daripada saham syarikat sebagai satu permulaan untuk melabur di dalam bon syarikat.
Syarikat Jepun telah berjaya mendapat kawalan saham pada tahun 1991, semasa Japanese asset bubble awal 1990an. Ito-Yokado membentuk Seven & I Holdings Co. dan 7-Eleven telah menjadi salah satu subsidiari pada tahun 2005. Pada tahun 2007, Seven & I Holdings telah mengumumkan yang mereka akan mengembangkan operasi di American, dengan penambahan 1,000 stor 7-Eleven di A.S.



7-Eleven di seluruh dunia
Negara/
Wilayah
Tahun pembukaan
kedai pertama
Bilangan
kedai
Maklumat
lanjut
1968
514
1969
469
1971
675
1971
11,525
1977
368
1978
73
1980
4,385
1981
747
2005
26
1992
402
1983
345
1984
287

1984
838
1986
105

1987
14

1989
1,421
1989
6,000
1989
74

1993
61
2004
50




2. Kelebihan dan kekurangan franchise bagi pemilik:
A.    Kelebihan franchise
      Pengakuan    reputasi
      Standarisasi mutu
      Bantuan modal
      Bantuan manajemen
      Profit relatif tinggi karena telah teruji

B.     Kekurangan franchise
      Tidak  mandiri                                                
      Kreativitas  tidak  berkembang
      Menjadi  interdependen,  terdominasi.
      Rentan  terhadap  perubahan  franchisor.
      Memerlukan modal yang besar.
3. Dampak positive dan negative dari perusahaan bagi perkembangan ekonomi di Indonesia.
A. Dampak positif
      Meningkatnya pendapatan masyarakat
      Memperluas lapangan pekerjaan
      Meningkatkan penerimaan devisa Negara
      Meningkatkan produktivitas dan daya saing,
      Dan memenuhi kebutuhan konsumsi dan bahan baku industri dalam negeri.

B.     Dampak negatif .

Berdirinya outlet seven eleven di Jakarta menimbulkan banyak kesenjangan bagi masyarakat, di karenakan banyak anak muda yang nongkrong, sebab minimarket ini tidak pernah sepi dampaknya pun berujung pada kemacetan arus lalu lintas disekitarnya. Apalagi perijinan 7-Eleven diduga menyalahi aturan, sebab izin pendirian tertulis izin resto, pada kenyataannya seperti minimarket. "Kabarnya minuman beralkohol juga dijual bebas di 7-Eleven,”. Secara tidak langsung pendirian 7eleven di beberapa tempat di Jakarta akan berdampak negatif bagi perkekonomian Indonesia dikarenakan peraturan yang dibuat oleh pemerintah provinsi ini merugikan dan mematikan usaha rakyat kecil, seperti pedagang kecil. "Pemerintah punya kekuatan membuat aturan, tapi aturan yang dibuat harus mendukung kepentingan rakyat kecil dan jangan sampai menyengsarakan rakyat,".

Sumbernya :


Sabtu, 19 November 2011

TULISAN 1


CARA MEMBANGUN PERUSAHAAN
Ada beberapa cara untuk menjadikan sebagai hak milik, misalnya :

1.      Membeli perusahaan yang telah dibangun.

Dengan membeli perusahaan yang telah ada atau yang sudah dibangun memiliki keuntungan tersendiri bagi mereka yang ingin memiliki perusahaan tersebut seperti misalnya, penghematan biaya yang seharusnya untuk keperluan pendirian bangunan , dapat menghemat waktu sehingga menjadi lebih efisien.
Selain itu yang harus diingat untuk pihak yang akan mengambil alih perusahaan tersebut adalah memeriksa tentang data-data perusahaan misalnya, tentang pinjaman perusahaan kepada pihak eksternal (kreditor atau pun kepada pihak bank) apakah masih terdapat hutang yang masih belum terbayarkan, juga mengenai hutang pajak perusahaan, pembukuan penjualan, laporan keuangan yang telah diaudit, dan sebagainya.
            Biasanya, suatu perusahaan yang ingin dijual terjadi kerena adanya kendala dalam segi finansial atau segi pemodalan, atau mungkin karena adanya keadaan yang mendesak. Biasanya pada kasus ini harga yang ditawarkan relatif lebih murah.

Contohnya : Wom Vinance, Aca Asuransi, PT Adira Dinamika Multifinance, dll.

2.      Memulai perusahaan baru.

            Dengan memulai perusahaan baru pemilik dapat memilih tempat atau lokasi yang stategis yang dapat menguntungkan perusahaan, karena lokasi mudah diakses dan dekat dengan konsumen. Sehingga perusahaan mendapat keuntungan yang lebih.
            Perusahaan dapat memilih peralatan kantor atau pun produksi sesuai kebutuhan perusahaan, diharapkan perusahaan dapat merekrut tenaga kerja yang sesuai dalam bidangnya sehingga dapat membuka lapangan pekerjaan yang semakin hari semakin sulit didapat.
            Dengan adanya tenaga kerja yang handal dan sistem kerja yang sesuai maka diharapkan hasil yang dicapai akan lebih baik.

Contohnya : Hotel Hilton atau Hotel Sultan, General Electric, IBM, PT Astra International Tbk, dll. (Sumbernya : http://elissyulianii.blogspot.com/2011/11/tulisan-1.html )

3.      Membeli hak lisensi (waralaba/ franchising).

            Pembelian hak lisensi memiliki keuntungan tersendiri, dengan adanya hubungan kerjasama antara pihak pemberi dan pihak membeli, mempermudah konsumen dalam menikmati pelayanan jasa atau produk yang dihasilkan dalam kerjasama ini.

Contohnya : Sejahteramart, Shophie Paris, CFC fried chicken, mc Donald, Dunky Dounat, Bread Talk,  dll.

Sabtu, 15 Oktober 2011

Tugas 5

Etika bisnis merupakan penerapan tanggung jawab sosial suatu bisnis yang timbul dari dalam perusahaan  itu sendiri. Bisnis selalu berhubungan dengan masalah-masalah etis dalam melakukan kegiatan sehari-hari. Hal ini dapat dipandang sebagai etika pergaulan bisnis. Seperti halnya manusia pribadi juga memiliki etika pergaulan antar manusia, maka pergaulan bisnis dengan masyarakat umum juga memiliki etika pergaulan yaitu etika pergaulan bisnis. Etika pergaulan bisnis dapat meliputi beberapa hal antara lain adalah :
1. Hubungan antara bisnis dengan langganan / konsumen
Hubungan antara bisnis dengan langgananya merupakan hubungan yang paling banyak dilakukan, oleh karena itu bisnis haruslah menjaga etika pergaulanya secara baik. Adapun pergaulannya dengan langganan ini dapat disebut disini misalnya saja :
a. Kemasan yang berbeda-beda membuat konsumen sulit untuk membedakan atau mengadakan perbandingan harga terhadap produknya.
b.  Bungkus atau kemasan membuat konsumen tidak dapat mengetahui isi didalamnya, sehingga produsen perlu menberikan penjelasan tentang isi serta kandungan atau zat-zat yang terdapat didalam produk itu.
c.  Pemberian servis dan terutama garansi adalah merupakan tindakan yang sangat etis bagi suatu bisnis. Sangatlah tidak etis suatu bisnis yang menjual produknya yang ternyata jelek  (busuk) atau tak layak dipakai tetap saja tidak mau mengganti produknya tersebut kepada pembelinya.
2. Hubungan dengan karyawan
Manajer yang pada umumnya selalu berpandangan untuk memajukan bisnisnya sering kali harus berurusan dengan etika pergaulan dengan karyawannya.Pergaulan bisnis dengan karyawan ini meliputi beberapa hal yakni : Penarikan (recruitment), Latihan (training), Promosi atau kenaikan pangkat, Tranfer, demosi (penurunan pangkat) maupun lay-off atau pemecatan / PHK ( pemutusan hubungan kerja). Didalam menarik tenaga kerja haruslah dijaga adanya penerimaan yang jujur sesuai dengan hasil seleksi yang telah dijalankan. Sering kali terjadi hasil seleksi tidak diperhatikan akan tetapi yang diterima adalah peserta atau calon yang berasal dari anggota keluarga sendiri. Disamping itu tidak jarang seorang manajer yang mencoba menaikan pangkat para karyawan dari generasi muda yang dianggapnya sangat potensial dalam rangka membawa organisasi menjadi lebih dinamis, tetapi hal tersebut mendapat protes keras dari karyawan dari generasi tua. Masalah lain lagi dan yang paling rawan adalah masalah pengeluaran karyawan atau dropout. Masalah DO atau PHK ini perlu mendapatkan perhatian ekstra dari para manajer karena hal ini menyangkut masalah tidak saja etik akan tetapi juga masalah kemanusian. Karyawan yang di PHK –kan tentu saja akan kehilangan mata pencahariannya yang menjadi tumpuan hidup dia bersama keluarganya.
3. Hubungan antar bisnis
Hubungan ini merupakan hubungan antara perusahaan yang satu dengan perusahan yang lain Hal ini bisa terjadi hubungn antara perusahaan dengan saingannya, dengan penyalurnya, dengan grosirnya, dengan pengecernya, agen tunggalnya maupun distributornya. Dalam kegiatan sehari-hari tentang hubungan tersebut sering terjadi benturan-benturan kepentingan antar kedunya. Dalam hubungan itu tidak jarang dituntut adanya etika pergaulan bisnis yang baik. Sebagai contoh sebuah penerbit yang ingin menyalurkan buku-buku terbitanya kepada para grosir yang  bersedia membeli secara kontan dalam jumlah besar dan kontinyu dengan memperoleh potongan rabat yang sama dengan penyalur. Rencana ini menjadi kandas karena mendapat protes keras dari para penyalur-penyalurnya yang memandang tindakan penerbit tersebut akan sangat merugikan para penyalur sedangkan omset dari para penyalur sendiri dalam beberapa tahun tidak meningkat. Contoh lain adalah adanya perebutan tenaga kerja ahli atau manajer profesional oleh para pengusaha, persaingan harga yang saling menjatuhkan diantara bisnismen dan sebagainya.
4. Hubungan dengan Investor
Perusahaan yang berbentuk Perseroan Terbatas dan terutama yang akan atau telah “go publik” harus menjaga pemberian informasi yang baik dan jujur dari bisnisnya kepada para insvestor atau calon investornya. Informasi yang tidak jujur akan menjerumuskan para investor untuk mengambil keputusan investasi yang keliru. Dalam hal ini perlu mandapat perhatian yang serius karena dewasa ini di Indonesia sedang mengalami lonjakan kegiatan pasar modal. Banyak permintaan dari para pengusaha yang ingin menjadi emiten yang akan menjual sahamnya kepada masyarakat. Dipihak lain masyarakat sendiri juga sangat berkeinginan untuk menanamkan uangnya dalam bentuk pembelian saham ataupun surat-surat berharga yang lain yang diemisi oleh perusahaan di pasar modal. Oleh karena itu masyarakat calon pemodal yang ingin membeli saham haruslah diberi informasi secara lengkap dan benar terhadap prospek perusahan yang go public tersebut. Jangan sampai terjadi adanya manipulasi atau penipuan terhadap informasi terhadap hal ini.
5. Hubungan dengan Lembaga-Lembaga Keuangan
Hubungan dengan lembaga-lembaga keuangan terutama jawatan pajak pada umumnya merupakan hubungan pergaulan yang bersifat finansial. Hubungan ini merupakan hubungn yang berkaitan dengan penyusunan laporan keuangan yang berupa neraca dan laporan Rugi dan Laba misalnya. Laporan finansial tersebut haruslah disusun secara baik dan benar sehingga tidak terjadi kecendrungan kearah penggelapan pajak misalnya. Keadaan tersebut merupakan etika pergaulan bisnis yang tidak baik.
Pelaksanaan tangungjawab sosial suatu bisnis merupakan penerapan kepedulian bisnis terhadap lingkungan, baik lingkungan alam, teknologi, ekonomi, sosial, budaya,perintah maupun masyarakat Internasional. Bisnis yang menerapkan tanggung jawab sosial itu merupakan bisnis yang menjalankan etika bisnis, sedangkan bisnis yang tidak melaksanakan tanggung jawab sosial itu merupakan penerapan yang tidak etis. Penerapan etika bisnis ini murupakan penerapan dari konsep “ Stake Holder” sebagai pengganti dari konsep lama yaitu konsep “Stock Holder” . Pengusaha yang menerapkan konsep Stock Holder berusaha untuk mementingkan kepentingan para pemengang saham (Stockholder) saja, di mana para pemegang saham tentu saja akan mementingkan kepentinganya yaitu penghasilan yang tinggi baginya yaitu yang berupa deviden atau pembagian laba serta harga saham dipasar bursa. Dengan memperoleh deviden yang tinggi maka penghasilan mereka akan tinggi, sedangkan dengan naiknya nilai atau kurs saham akan merupakan kenaikan kekayaan yang dimilikinya yaitu sahamnya itu dapat dijual dengan harga yang lebih tinggi. Pemenuhan kepentingan ataupun tuntutan dari para pemengan saham itu sering kali mengabaikan kepentingan – kepentingan pihak-pihak yang lain yang juga terlibat dalam kegiatan bisnis. Pihak lain yang terkait dalam kegiatan bisnis tidak hanya para pemegang saham saja akan tetapi masih banyak lagi seperti :
-                      Pekerja/ karyawan
-                      Konsumen
-                      Kreditur
-                      Lembaga-lembaga keuangan
-                      Pemerintah.
Pengusaha yang menjalankan bisnisnya dengan mengingat atau memperhatikan kepentingan pihak-pihak yang terkait dalam kegiatan bisnis yang tidak saja hanya mementingkan kepentingan pemegang saham saja merupakan pengusaha yang menerapkan konsep baru yang dikenal sebagai konsep “ Stakeholder”.
Sumbernya : inn3.wordpress.com/2009/09/25/etika-bisnis/

Tugas 4


1.   Pengertian atau definisi Perusahaan ialah suatu tempat untuk melakukan kegiatan proses produksi barang atau jasa. Hal ini disebabkan karena ‘ kebutuhan ‘ manusia tidak bisa digunakan secara langsung dan harus melewati sebuah ‘ proses ‘ di suatu tempat, sehingga inti dari perusahaan ialah ‘ tempat melakukan proses ‘ sampai bisa langsung digunakan oleh manusia.
Untuk menghasilkan barang siap konsumsi, perusahaan memerlukan bahan – bahan dan faktor pendukung lainnya, seperti bahan baku, bahan pembantu, peralatan dan tenaga kerja. Untuk memperoleh bahan baku dan bahan pembantu serta tenaga kerja dikeluarkan sejumlah biaya yang disebut biaya produksi.
Hasil dari kegiatan produksi adalah barang atau jasa, barang atau jasa inilah yang akan dijual untuk memperoleh kembali biaya yang dikeluarkan. Jika hasil penjualan barang atau jasa lebih besar dari biaya yang dikeluarkan maka perusahaan tersebut memperoleh keuntungan dan sebalik jika hasil jumlah hasil penjualan barang atau jasa lebih kecil dari jumlah biaya yang dikeluarkan maka perusaahaan tersebut akan mengalami kerugian. Dengan demikian dalam menghasilkan barang perusahaan menggabungkan beberapa faktor produksi untuk mencapi tujuan yaitu keuntungan.
Perusahaan merupakan kesatuan teknis yang bertujuan menghasilkan barang atau jasa. Perusahaan juga disebut tempat berlangsungnya proses produksi yang menggabungkan faktor – faktor produksi untuk menghasilkan barang dan jasa. Perusahaan merupakan alat dari badan usaha untuk mencapai tujuan yaitu mencari keuntungan. Orang atau lembaga yang melakukan usaha pada perusahaan disebut pengusaha, para pengusaha berusaha dibidang usaha yang beragam.
Intisari :
Perusahaan : Suatu tempat untuk melakukan kegiatan proses produksi barang atau jasa.
Perusahaan : Merupakan kesatuan teknis yang bertujuan menghasilkan barang atau jasa.
Biaya Produksi : Biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh bahan baku – bahan pembantu dan tenaga kerja.
Laba : Jika hasil yang diterima lebih besar dari biaya produksi.
Rugi : Jika hasil yang diterima lebih kecil dari biaya produksi.

Sumbernya : syadiashare.com/pengertian-perusahaan.html

2.    A.) Tempat / Lokasi Perusahaan adalah suatu tempat di mana perusahaan itu malakukan  kegiatan fisik. Kedudukan perusahaan dapat berbeda dengan lokasi perusahaan, karena kedudukan perusahaan adalah kantor pusat dari kegiatan fisik perusahaan. Contoh bentuk lokasi perusahaan adalah pabrik tempat memproduksi barang.
Sumbernya : organisasi.org/penentuan_tempat_lokasi_perusahaan_bisnis_pengerti...
Letak perusahaan sering pula disebut tempat kediaman perusahaan,yaitu tempat dimana perusahaan melakukan kegiatannya sehari-hari.Sedangkan istilah tempat kedudukan perusahaan dapat diartikan sebagai tempat kantor pusat perusahaan.
Dengan semakin tajamnya persaingan serta banyaknya perusahaan yang saat ini bermunculan,maka pemilihan letak perusahaan ini sudah tidak mungkin dilakukan dengan cara coba-coba.Karena dengan cara itu perusahaan akan kalah dalam bersaing;disamping waktu harus berpacu,juga efisiensi di bidang biaya perlu mendapat perhatian.Oleh karena itu pemilihan letak perusahaan ini harus dilakukan dan diputuskan melalui beberapa pertimbangan yang disertai fakta yang kongkrit dan lengkap.
 
Sumbernya : vidyvirgo-virgo.blogspot.com/2009/.../pemilihan-letak-perusahaan.h...

B.) apa perbedaan kedua kata tersebut ?
Perbedaannya terletak pada fungsinya yaitu tempat kedudukan perusahaan / tempat perusahaan yang bertujuan sebagai kantor pusat perusahaan yang pada umumnya dipengaruhi oleh kelancaran hubungan baik lembaga atau pun konsumen . sedangkan letak/lokasi perusahaan yang bertujuan untuk kegiatan fisik .
C.) sebutkan contoh nama perusahaan dari kedua kata tersebut minimal 5 ?

Berdasarkan tempat perusahaan : 
v  PT Pertamina -->  perusahaan pengeboran minyak bumi.
lokasi : Jalan medan Merdeka Timur 1A Jakarta.
v  PT Perkebunan Nusantara ( PTTN) --> perusahaan di bidang perkebunan.
lokasi : Sumatera, Jawa, Kalimantan dan Sulawesi.
v  .PT KAI ( Kereta Api Indonesia ) Perusahaan di bidang jasa angkutan darat.
lokasi : Bandung.
v  PT PELNI (Pelayaran Nasional Indonesia) --> perusahaan jasa angkutan darat.
lokasi : Jakarta Pusat.
v  PT Semen Gresik --> perusahaan semen.
lokasi : Gresik.
         
Berdasarkan letak perusahaan
v  Lokasi perusahaan yang ditetapkan pemerintah
Lokasi ini sudah ditetapkan dan tidak bisa seenaknya membangun perusahaan di luar lokasi yang telah ditentukan.
Contoh: PT. BERLEI INDONESIA (di kawasan industri Cikarang)

v  Lokasi perusahaan yang mengikuti sejarah
Lokasi perusahaan yang dipilih biasanya memiliki nilai sejarah tertentu yang dapat memberikan pengaruh pada kegiatan bisnis. Misalnya seperti membangun perusahaan udang di cirebon yang merupakan kota udang atau membangun usaha pendidikan di yogyakarta yang telah terkenal sebagai kota pelajar.
Contoh: PT. TONGA TIUR PUTRA (perusahaan udang di Cirebon)

v  Lokasi perusahaan yang mengikuti kondisi alam
Lokasi perusahaan yang tidak bisa dipilih-pilih karena sudah dipilihkan oleh alam. Contoh : Tambang emas di cikotok, tambang aspal di buton, tambang gas alam di bontang kaltim, dan lain sebagainya.
Contoh: PT Agincourt Resources, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara


v  Lokasi perusahaan yang mengikuti faktor-faktor ekonomi
Lokasi perusahaan jenis ini pemilihannya dipengaruhi oleh banyak faktor ekonomi seperti faktor ketersedian tenaga kerja, faktor kedekatan dengan pasar, ketersediaan bahan baku, dan lain-lain.
Contoh: PT Tiga Roda

Sabtu, 08 Oktober 2011

Tugas 3

1.  Falsafah ialah satu disiplin ilmiah yang mengusahakan kebenaran yang umum dan asas.
sumbernya  http://r1554f.blog.com/2010/04/21/falsafah/
contohnya : Website http://www.studentsite.gunadarma.ac.id terdapat banyak info mengenai perkuliahan salah satunya adalah informasi mengenai nilai-nilai.

2. Lasswell dan Kaplan yang melihat kebijakn sebagai sarana untuk mencapai tujuan, menyebutkan kebijakn sebagai program yang diproyeksikan berkenaan dengan tujuan, nilai dan praktek (a projecd progam of goals, values and practices). Carl Friedrich mengatayakan bahwa yang paling pokok bagi suatu kebijakan adanya tujuan (goal), sasaran(objective) atau kehendak(purpose).
sumber :  http://massofa.wordpress.com/2008/11/13/kajian-ilmu-kebijakan-dan-pengertian-kebijakan/
contohnya : Untuk menimba ilmu dengan berkuliah di gunadarma dengan tujuan agar sukses di masa yang akan datang.

3. Strategi adalah pendekatan secara keseluruhan yang berkaitan dengan pelaksanaan gagasan, perencanaan, dan eksekusi sebuah aktivitas dalam kurun waktu tertentu.
sumber http://id.wikipedia.org/wiki/Strategi
contohnya : Dalam hal perencanaan kuliah dengan menyelesaikan dalam berbagai tugas seperti tugas-tugas dari dosen, uts , serta uas dan ujian utama yang diberikan.

4. Prosedur adalah serangkaian aksi yang spesifik, tindakan atau operasi yang harus dijalankan atau dieksekusi dengan cara yang sama agar selalu memperoleh hasil yang sama dari keadaan yang sama.
sumbernya : http://id.wikipedia.org/wiki/Prosedur
contohnya :  Kegiatan perkuliahan yang sekarang tengah dijalani adalah sebuah kewajiban yang harus di jalankan sebagai seorang mahasiswa, dengan harapan dengan waktu 4 tahun dapat menyelesaikan dengan tepat waktu dan dengan menyandang gelar S1 AKUNTANSI.

5.  Aturan Definisi aturan secara etimologi adalah suatu benda usaha untuk memberi batasan terhadap sesuatu yang dikehendaki seseorang untuk memindahkannya kepada orang lain. Dengan kata lain, menjelaskan materi yang memungkinkan cendekiawan untuk membahas tentang hakikatnya.
Aturan juga dapat berarti seperangkat ketetapan yang diperlukan agar ada efisiensi dalam usaha mengejar sebuah tujuan.
1. hasil perbuatan mengatur; (segala sesuatu) yg sudah diatur: ~ rumahnya secara Barat;
2. cara (ketentuan, patokan, petunjuk, perintah)
3. tindakan atau perbuatan yg harus dijalankan
4. adat sopan santun; ketertiban:
5. seharusnya; menurut (kebiasaan dsb); biasanya: ~ (nya) dia harus datang sendiri;








contonhya : Bahwa kartu ilab harus di print, dan beserta modulnya.

6. Tujuan adalah sesuatu (apa) yang akan dicapai atau dihasilkan dalam jangka waktu tertentu.
sumber :  http://disnakertrans.kalselprov.go.id/index.php?option=com_content&view=category&id=5&layout=blog&Itemid=15
contohnya : Dengan usaha dan doa kita akan mencapai impian dan cita-cita kita.

7.  program Adalah suatu perencanaan yang mencakup kuantivikasi yang akan
dilaksanakan.

contohnya : Rencana saya dalm hal perkuliahan S1 AKUNTANSI dalam waktu 4 tahun saya  harap lulus dengan hasil yang baik.

8. Metode berasal dari Bahasa Yunani “Methodos’’ yang berarti cara atau jalan yang ditempuh.  Sehubungan dengan upaya ilmiah, maka, metode menyangkut masalah cara kerja untuk dapat memahami objek yang menjadi sasaran ilmu yang bersangkutan. Fungsi metode berarti sebagai alat untuk mencapai tujuan.
http://id.wikipedia.org/wiki/Metode
contohnya :  untuk memehami suatu pelajaran dapat mengunakan pertanyaan di dalam kelas dengan dosen atau dengan berdiskusi.

9. Anggaran merupakan sejumlah uang yang dihabiskan dalam periode tertentu untuk melaksanakan suatu program.[1] Tidak ada satu perusahaan pun yang memiliki anggaran yang tidak terbatas, sehingga proses penyusunan anggaran menjadi hal penting dalam sebuah proses perencanan.[2
sumbernya http://id.wikipedia.org/wiki/Anggaran
contohnya : Menbayar uang perkuliahan persemesternya.

10. Teknik atau rekayasa adalah penerapan ilmu dan teknologi untuk menyelesaikan permasalahan manusia
sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Teknik
contohnya : Dengan bantuan helpdesk dapat membantu kita dalam hal wabsite ( studentsite baak dll ).

11.  Jadwal adalah  pembagian waktu berdasarkan rencana pengaturan urutan kerja; daftar atau tabel kegiatan atau rencana kegiatan dng pembagian waktu pelaksanaan yg terperinci:
sumbernya :  http://artikata.com/arti-331247-jadwal.html
Contohnya : adanya kalender perkuliahan yang dapat kita akses di baak dan studentsite dapat membantu kita untuk menghadapi ujian-ujian.